Saya bangun lebih
pagi dari teman-teman lain, karena alarm di hanphone teman saya berbunyi.
Selain itu mungkin karena kebiasaan selalu bangun kisaran jam segitu, sehingga
saya tidak bisa berlama lama tidur lagi. Saya langsung menggunakan smartphone
saya untuk menulis catatan perjalanan yang kelak akan saya posting di blog ini.
Sambil menulis saya memperhatikan teman-teman saya yang tertidur. Saya merasa
kalau mereka benar-benar puas dengan satu hari yang baru saja mereka lalui di
kota Yogyakarta ini.
Tepat pukul tujuh,
saya keluar untuk membuat secangkir kopi dan sarapan. Saya berharap bisa
siap-siap lebih dahulu mengingat jumlah kamar mandi yang disediakan di
penginapan cuma dua saja. Sambil sarapan, saya melihat beberapa teman saya
sudah mulai bangun, mereka semua
menceritakan apa yang mereka alami semalam. Karena, saya tidur lebih awal.
Jadinya saya tidak begitu tahu aktifitas mereka di larut malam.
Matahari pagi
semakin meninggi dan membuat udara menjadi semakin panas, membuat saya
benar-benar rindu udara kota Lawang ketika merasakan panasnya kota Jogja ini. Kami
semua bersiap-siap dan dijadwalkan untuk selesai berbenah dan check out pk
09.00 WIB. Tujuan wisata kita yang
terakhir ini adalah Candi Prambanan. Candi yang terletak tidak begitu jauh dari
pusat kota ini menjadi alternatif mengingat letak dari objek wisata terkenal di
Yogyakarta yaitu Candi Borobudur sanfat jauh.
Setelah berpamitan
dan menyelesaikan administrasi di penginapan, kami bergegas melanjutkan
perjalanan kami. Sebelum itu kami bersama-sama berdoa mengucap syukur untuk
penyertaan Tuhan dalam perjalan kami kemarin, dan menyerahkan untuk kegiatan
kami selanjutnya serta perjalanan pulang ke dalam tangan-Nya.
Perjalan ke Candi
Prambanan cuma memkan waktu sekitar 30 menit. Kami semua tiba di komplek candi
tersebut pk. 10.30 WIB dan melihat sudah banyak pengunjung yang berdatangan. Sesampainya
di sana, kami cukup terkejut dengan teriknya matahari pada saat itu. Ditambah
dengan harga tiket masuk yang diluar perkiraan kami. Setelah berembuk dan
mengumpulkan dana (karena kami tidak membawa uang tunai sebanyak itu) saya lalu
membeli tiket masuk dan masuk ke kompleks wisata candi yang terkenal hinggal mancanegara
tersebut.
Kekagetan saya
bertambah setelah melihat Candi Prambanan dari kejauhan. Saya benar-benar tidak
menyangka kalau candi tersebut besar sekali. Seperti melihat gedung bertingkat
dengan 20 lantai atau lebih. Apalagi terdapat beberapa candi yang seperti itu.
Wow, luar biasa objek wisata yang satu ini. Ternyata di Indonesia kita
mempunyai objek wisata yang patut kita banggakan. Kami lalu berjalan menyusuri jalan setapak
menuju ke kumpulan candi tersebut. Sambil mengabadikan gambar-gambar yang ada.
Banyak terdapat wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini, selain wisatawan
lokal yang tidak kalah banyaknya. Meskipun panas, kami tetap tidak
menyianyiakan kesempatan kami untuk lebih dekat dengan setiap candi yang ada.
Selain candi yang
ada, di kompleks tersebut terdapat pula museum yang berisi tentang benda-benda
pada zaman dahulu dan sejarah cabndi prambanan. Kami tidak sempat mengelilingi
semua area, mengingat sudah mendekati jam makan siang, ditambah kondisi udara
yang sangat panas menyengat. Kami akhirnya mengakhiri perjalan kami di candi
prambanan dengan berkumpul di area makan yang ada di pintu keluar.
Kami semua melepas
lelah di area makan tersebut dengan menikmati makana di sana, benar-benar kami
merasa kelelahan karena panasnya cuaca di sana. Minuman dingin menjadi cara
untuk menghilangkannya.
Kami bertolak dari
tujuan wisata terkahir kami setelah puas makan dan sedikit berbelanja oleh-oleh
khas Jogja yang dijual di sana. Kami tidak laangsung pulang, karena salah satu
teman kami harus kembali ke Jakarta dengan bis. Jadi kami harus mengantarnya ke
tempat pemberhentian bis sekalian membeli tiketnya di sana.
Lama kami harus menunggu untuk mendapatkan
tiket. Kami akhirnya berhasil "melepas" teman kami untuk kembali ke
Jakarta di mana Ia bekerja. Kami lalu melanjutkan perjalanan kami langsung
menuju Kota Lawang Jawa Timur. Perjalanan kami diperkirakan akan menempuh waktu
sekitar 10 jam. Sebuah perjalanan yang sangat lama. Tetapi semuanya itu
terbayar dengan pengalaman yang kami alami selama dua setengah hari di Kota
Yogyakarta ini. Bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya selama perjalanan
kami ini. Kami berharap dapat menyelenggarakan kegiatan ini kembali di lain
waktu