Apa yang kamu rasakan jika pemberianmu kepada seseorang tidak digunakan dengan baik atau malah disia-siakan? Pastinya kamu akan sangat kecewa sekali atau bahkan marah. Begitu juga dengan Allah Bapa kita yang mengaruniakan kita berbagai macam talenta kepada kita, namun kita tidak menggunakannya itu dengan sebaik-baiknya untuk kemuliaan nama-Nya. Saya sepertinya harus lebih menyadari hal tersebut. Saya diberi "bonus" oleh Tuhan beberapa tahun terakhir ini sebuah talenta bermain musik yaitu piano. Awalnya hanya karena kondisi komisi pemuda di tempat saya waktu itu minim pemain piano, saya akhirnya memutuskan untuk belajar. Puji Tuhan saya boleh sampai di tahap seperti sekarang ini. Meskipun saya sudah tidak berada di komisi pemuda saya yang dulu lagi, dan berada di komisi pemuda yang baru dimana pemain musiknya bisa dikatakan cukup. Saya toh, tidak dapat pensiun dari belajar piano. Saya merasa di tempat saya yang baru ini kemampuan saya bermain piano tidak begitu dibutuhkan, hanya untuk pelengkap saja. Jadinya saya tidak punya hasrat lagi untuk memperdalam ilmu yang saya miliki. Namun, sepertinya saya sedang ditegur oleh sang pemilik talenta, Ia merasa saya telah menyia-nyiakan apa yang telah diberikan-Nya. Sepertinya saya sengaja diberikan keadaan-keadaan yang memaksa saya untuk mau-tidak mau tekun lagi dengan piano, seperti yang dulu saya lakukan. Saya seperti diberikan tantangan-tantangan baru yang mengharuskan saya meng-upgrade kemampuan bermain musik saya.Well, meskipun terasa berat harus berlatih lagi seperti dulu. Tampaknya Tuhan ingin saya tidak menyia-nyiakan apa yang telah diberikan-Nya.Satu hal yang membuat saya bersemangat adalah penyertaan Tuhan yang selalu setiap saat. Saat saya melihat kebelakang apa yang telah saya lakukan, saya tidak pecaya kalau saya telah bisa melewatinya. Bagaimana mungkin anak yang sejak kecil nilai seni menyanyinya selalu jelek sekarang bisa main piano mengiringi orang menyanyi? Well, itulah Tuhan kita, tidak ada yang mustahil bagi Dia dan semua yang saya lakukan itu adalah hanya agar nama Tuhan Yesus yang dipermuliakan, hanya nama-Nya.

