Selasa, 25 September 2012

Tugas Menggantikan

Saya gembira sekali ketika kembali ke Kota Lampung. Namun, ketika ditanya oleh orang-orang Lampung tujuan saya ke sini saya sedikit kesulitan menjawabnya. Antara liburan dan panggilan kerja. Tapi pastinya, saya bisa datang ke Lampung karena diminta bantuan oleh tante saya untuk membantu di tokonya sementara Ia pergi ke acara retreat di Malang. Seperti pertukaran pelajar antara kota mungkin untuk menyederhanakan hal ini. Selama saya di Lampung dan sudah hampir lima hari ditinggal. Saya bersama anaknya tante saya bahu membahu mengantikan segala tugas-tugas yang dilakukan tante saya. Ternyata tidak mudah pemirsa ! Banyak kegiatan yang mungkin selama ada tante saya berjalan lancar dan begitu sederhana. Tetapi begitu ditinggal, segala kegiatan yang dilakukan olehnya terlihat begitu banyak. Mulai dari bangun pagi, membereskan tempat sampah sisa kemarin, membereskan cucian piring, menyiapkan makanan untuk anjing peliharaan, mencuci pakaian (dengan mesin cuci maksudnya), dan mempersiapkan diri ke toko. Semuanya itu dilakukan hanya seorang diri. Belum lagi berbagai kesibukan di toko yang harus dihadapi setiap harinya. Sepulang dari toko pun, masih banyak kerjaan rumah tangga menanti seperti membereskan kandang anjing, menyiram tanaman, dan menyiapkan makan malam. Begitu banyaknya sampai-sampai pada hari ke empat anak dari tante terserang flu. Mungkin hal itu terjadi karena kombisa kerjaan yang banyak dan tekanan yang tinggi di toko. Memang kalau kita mengkritik pekerjaan orang lain memang gampang. Tetapi ketika kita yang masuk sendiri untuk melakukannya belum tentu kita sanggup melakukannya. Untuk itu kita harus saling mengerti dan menghargai setiap pekerjaan yang dilakukan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget