Saat natal engkau ingin apa? Itulah kalimat pembuka dari kotbah Pdt. DR. Stephen Tong yang saya ikuti tadi sore. Ibadah natal yang berlangsung di Aula Andrew Gih SAAT Malang itu bertema tentang Bayi Kudus di Bethlehem. Petanyaan tersebut sungguh membuat saya berpikir kembali tentang apa yang tiap tahun saya inginkan setiap kali merayakan natal. Menyembah Tuhankah, atau minta belas kasihan Tuhan?
Dalam kotbahnya, "Pak Tong" tentang bagaimana Allah memilih kota Betlehem yang kecil untuk menjadi tempat kelahiran Sang Juruselamat Yesus Kristus. Allah juga memilih para gembala untuk menjadi pendengar pertama kabar gembira tentang kelahiran Yesus. Mengapa Tuhan melakukannya? Mengapa Allah memilih kota yang kecil dan para gembala yang status sosialnya rendah. Karena Tuhan ingin menunjukan bahwa manusia tidak ada apa-apanya bagi Dia. Harta, Kekayaan, Jabatan, Ketampanan, Kecantikan semuanya tidak dianggap oleh Tuhan. Allah sudah melakukannya juga saat Daud dipilih Tuhan mengantikan Saul. Daud adalah seorang anak paling bungsu, yang masih kecil dan tugasnya hanya menggembalakan domba. Tapi Ia dipilih Tuhan untuk menjadi Raja atas Israel.
Untuk itulah kita sebagai manusia janganlah terlalu bangga dengan apa yang kita miliki saat ini. Kekayaan, Jabatan, wajah yang tampan dan cantik, atau bahkan pelayanan kita. Karena itu semua kita peroleh hanya oleh karena anugrah Tuhan. Karena Tuhan layakkan kita sehingga kita ada seperti saat ini.
Sekali lagi saya diingatkan oleh Tuhan, bahwa apa yang kita lakukan saat ini baik pelayanan maupun kegiatan saya sehari-hari haruslah sesuai dengna kehendak Tuhan. Karena Tuhan mengingini kita untuk taat dan setia kepada Nya. Ada yang disampaikan Pdt. DR. Stephen Tong di akhir kotbahnya saat Ia mendoakan jemaat yang ingin menerima Tuhan sebagai juruselamat dalam hatinya dan maju kedepan mimbar. Ia menyampaikan lima hal yang harus kita lakukan, yaitu :
- Setiap Minggu ke Gereja
- Baca ALkitab setiap hari
- Senantiasa Berdoa
- Hidup Kudus sesuai kehendak Tuhan, dan
- Membawa jiwa baru.
Semoga kita semua dapat menjalankannya, Tuhan Memberkati.