Selasa, 26 Oktober 2010

Setelah vakum kira-kira dua bulan. Saya akhirnya bisa mendapat kesempatan lagi untuk pelayanan menjadi pianis lagi. Tidak mudah memang, karena saya memerlukan proses adaptasi dengan rutinitas yang berbeda.

Ya bila dulu ketika di Lampung saya minimal satu bulan sekali mendapat jadwal menjadi pianis di pemuda, kini tidak lagi. Saya harus mulai menata kegiatan saya setiap hari termasuk jadwal latihan piano saya yang saya akui menurun drastis ketika saya pindah ke sini. Tapi untunglah saya berhasil mengumpulkan kembali semangat saya yang tercerai berai ini untuk mulai lagi memotivasi diri saya untuk meningkatkan lagi kemampuan saya. Karena saya tidak boleh menyianyiakan anugrah yang sudah diberikan Tuhan kepada saya. Oleh karena itu saya menyanggupi ketika saya diberi kesempatan mengiringi paduan suara komisi remaja di kebaktian.

Saya berharap ini menjadi awal yang baik untuk saya boleh lebih lagi giat dalam pelayanan di tempat yang baru ini. Untuk lebih lagi dipakai Tuhan dalam pekerjaan Nya. Seperti pesan teman-teman komisi pemuda ketika kami perpisahan dulu.
0

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget