Selasa, 27 November 2012


Saya terbangun pukul setengah lima pagi itu untuk mempersiapkan diri menghadapi perjalan jauh. Karena pagi itu, Kamis 15 November 2012 kami Komisi Pemuda Gloria GKT Bethelehem Lawang bersama beberapa jemaat dan Hamba Tuhan melakukan perjalanan ke Pantai Kondang Merak. Pantai yang terletak di Kabupaten Malang Selatan konon katanya memiliki Pantai yang sangat bagus dan masih bersih. Perjalanan kami dimulai pukul setengah tujuh pagi, dengan total peserta empat belas orang menggunakan dua kendaraan. 




Perjalanan kami diperkirakan memakan waktu perjalanan sekitar tiga jam perjalanan melewati Gondang Legi ke arah selatan. Perjalanan yang kami tempuh sepanjang perjalanan cukup baik. Kondisi jalan maupun tingkat kepadatan kendaraan dalam batas normal. Sehingga kami bisa menikmati perjalanan sambil melihat pemadangan dengan nyaman. 

 












Setelah hampir dua jam perjalan kami tiba di perhentian pertama untuk membagikan konsumsi pagi itu. Kami mampir di Stasiun pengisian bahan bakar yang masih berjarak sekitar setengah jam lagi dari pintu masuk ke Pantai Kondang Merak. Selama di sana kami juga memanfaatkan kesempatan untuk merengangkan tubuh sejak, sebelum kami melanjutkan perjalanan kami. Perjalanan kembali dilanjutkan setelah kami selesai dengan beberapa keperluan kami. Kami sudah tidak sabar lagi untuk segera tiba dan menikmati pemandangan pantai yang jarang sekali kami liat di tempat tinggal kami Lawang. Perjalanan selanjutnya tidak senikmat di awal, karena kami sudah dihadang oleh jalan yang berkelok dan menanjak. Kondisi jalan pun tidak 100% baik, dan ditambah dengan ruas jalan yang sempit. Kendaraan harus memacu kendaraannya lebih hati-hati dan lebih lambat. Kami akhirnya tiba di pintu masuk menuju pantai Kondang Merak. 

Jangan takut keliru bagi teman-teman yang akan kesana. Karena terpampang tulisan yang cukup besar yang menunjukkan kalau jalan itu menuju ke Pantai Kondang Merak. Masih ada kira-kira satu jam lagi agar kita sampai di pantai yang kami tuju. Tapi jangan senang dulu, karena jalanan yang kami tempuh ini benar-benar membuat kami tidak bisa duduk nyaman di dalam kendaraan. Ya, kondisi jalanan yang berbatu dan berkelok-kelok serta menanjak mengahadang kami di depan. Waktu satu jam yang kami butuhkan itu sebenarnya bisa dipersingkat andaikata ada pengelola yang mau membenahi akses menuju pantai ini. 


Perjalan yang melelahkan kami akhirnya terbayar lunas begitu tiba di lokasi. Pemandangan pantai yang jarang sekali kami temui di tempat tinggal kami. Kalau sehari-hari kami hanya melihat hamparan gunung yang mengelilingi kota Lawang, kali ini pantai dengan karang nya cukup banyak mengelilingi kami. Karena kegiatan ini bersifat unofficial, kami bebas melakukan aktivitas apapun. Mulai dari berenang, jalan-jalan menyusuri pantai, mencari ikan diantara terumbu karang, bermain pasir, sampai berjemur ria hingga kulit ini memerah. Di sini kami juga menemui sebuah gedung yang biasa digunakan untuk kebaktian beberapa gereja di daerah tersebut. Tempat ini bisa menjadi persinggahan kami jika suatu saat nanti komisi pemuda ataupun komisi lain di gereja kami mau menyelenggarakan kegiatan di lokasi ini. Sang pemilik dengan senang hati untuk meminjamkan nya kepada gereja mana saja yang mau menggunkannya. Hal ini tentunya menjadi masukan bagi kami yang sebentar lagi akan menyusun program untuk tahun 2013. Setelah selesai dengan semua kegiatan kami, dan semua dari kami tampaknya sudah kelelahan dan terbakat kulitnya. 

Kami mengakhiri lawatan kami di Pantai Kondang Merak ini sebelum matahari terbenam. Beberapa diantara kami sebenarnya ingin melihat pemandangan sunset di pantai ini, tetapi mengingat jauhnya perjalanan yang masih kami tempuh untuk kembali ke Kota Lawang kamipun untuk segera pulang. Semua dari kami merasa puas dengan kegiatan pada hari ini, dan kami semua berterima kasih untuk semua yang mendukung acara ini. Berterima kasih kepada Tuhan yang menyertai perjalanan kami dan memberikan kesempatan kepada kami untuk melihat salah satu ciptaannya yang begitu indah. Semoga kami bukan hanya menikmatinya, tetapi juga turun menjaga dan melestarikan cipataan Tuhan yang indah ini.
0

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget