Sabtu, 31 Desember 2011















Tahun 2011 sebentar lagi akan berakhir. Dalam hitungan menit, beberapa saat lagi. Saya bersyukur tahun ini dapat saya lalui dengan baik. Banyak kejadian-kejadian yang terjadi baik suka maupun duka Saya bersyukur kepada Tuhan akan semua yang terjadi. Semua yang terjadi di dalam kehidupan saya selama setahun ini memiliki maksudnya sendiri-sendiri.

Tahun ini saya mendapat tanggung jawab untuk mengurus toko yang awalnya dirintis oleh adik saya. Tidak mudah untuk merintis, tapi tidak mudah juga untuk melanjutkan dan mengembangkan apa yang sudah dia mulai. Tahun ini saya juga mendapat kesempatan untuk melayani di bidang musik. Saya mendapat kesempatan melayani sebagai pianis di kebaktian pemuda, sekolah minggu, umum. Tahun ini juga saya juga menjalani hubungan dengan seseorang. Belum bisa saya sebutkan siapa dia, tetapi selama hampir setengah tahun ini semuanya berjalan lancar. Saya berharap bisa melanjutkannya.

Untuk tahun 2012, saya pasti punya harapan. Tujuan-tujuan yang ingin dicapai dan berbagai impian-impian yang akan saya wujudkan. Namun saya mengambil satu hal yang paling mendasar dari semuanya itu. Memasuki tahun 2012 ini saya berkomitmen untuk mempercayakan hidup saya sepenuhnya di tangan Tuhan. Bukan hal mudah ketika melaksanakannya. Setiap keadaan mengharuskan saya untuk selalu melihat apa yang Tuhan inginkan dalam hidup saya. Saat keadaan senang dapatkan saya tetap setia? atau dalam keadaan susah dapatkan saya bersabar dan percaya pada Nya? Well semoga saya bisa melakukannya agar saya dapat melangkah lebih lagi di tahun ini. Selamat Tahun Baru 2012.
0

Selasa, 27 Desember 2011

Hari raya natal telah usai. Segala kemeriahan yang dipersiapkan selama beberapa bulan ini telah terbayar dengan hasil yang baik. Lilin natal telah dipadamkan, gemerlap lampu-lampu natal memang masih menyala tetapi tidak segemerlap ketika menyambut natal, dekorasi natal pun sudah mulai berganti di beberapa tempat, untuk menyambut tahun baru. Meskipun begitu, kehangatan dan kedamaian natal harus tetap ada sepanjang tahun. Makna natal yang kita rasakan kemarin harus menjadi awal dan tetap bersinar sepanjang tahun dpean yang akan kita lalui.

Lilin boleh padam, tetapi cahaya Tuhan dalam hati kita tidak boleh padam. Ia harus selalu menyinari hati kita sepanjang hari demi hari yang kita lalui. Dekorasi natal boleh berganti, namun hati kita akan selalu ingat akan kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk menebus umat manusia. Kelak jika pohon natal pun sudah dirapikan kembali kedalam kotak penyimpanannya, hati kita tidak boleh ikut tersimpan juga. Oleh karena itu, kiranya damai natal selalu menyertai kita.
0

Sabtu, 24 Desember 2011


Ibadah natal semalam benar-benar luar biasa. Persiapan yang begitu panjang terbayar dengar hasil yang bagus. Puji Tuhan semuanya berjalan dengan baik. Sempat ada kekuatiran akan apa yang terjadi, namun semuanya berjalan dengan sempurna. Mungkin kekuatiran-kekuatiran yang ada membuat kita harus lebih banyak belajar bagaimana mempercayakan hidup kita pada Tuhan. Karena sesuai kotbah dalam ibadah natal semalam, Imanuel-Allah Beserta Kita. Kotbah natal yang disampaikan oleh Ev. Gumulya benar - benar mengajarkan saya tentang bagaimana orang kristen seharusnya hidup. Hidup yang harus memiliki hubungan pribadi yang erat dengan Tuhan. Karena dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia ini, kita harus memiliki kedekatan yang erat dengan Nya. Kita tidak tau tantangan apa yang kita hadapi, tetapi kita harus percaya bahwa Allah selalu beserta kita.

Seperti kekuatiran-kekuatiran yang muncul sebelum ibadah natal dilaksanakan, yang membuat kita harus percaya dan bersabar. Tuhan Yesus Kristus hadir ke dalam dunia ini juga memiliki makna yang sama. Ia datang dalam rupa bayi, dan dalam kesederhanaan. Hal itu dimaksudkan agar kita bersabar dan menunggu. Kesulitan-kesulitan di dunia ini memang seringkali membuat kita kuatir dan cemas dengan apa yang akan terjadi, dan satu-satunya cara adalah mempercayakan hidup kita ini kepada Nya karena Allah beserta kita.

Well melalui natal kali ini marilah kita bersama-sama melihat hidup kita. Apakah kesibukan-kesibukan kita seringkali mengusik kedekatan kita dengan Allah? Ambilah waktu dengan "mencabut" hubungan kita dengan segala keruwetan dunia ini, dan dekatkan diri dengan Tuhan. Agar kita dikuatkan Nya, diberi kessabaran untuk kita boleh kembali "menancapkan" diri kita di dunia ini dan memacarkan terang Kristus. Ingatlah Allah beserta kita. Selamat Natal 2011

0

Minggu, 11 Desember 2011

Minggu kemarin benar-benar menjadi minggu yang penuh peristiwa. Minggu yang padat juga karena saya kebagian jatah bermusik di hari minggunya. Sampai-sampai, setelah semuanya selasai saya baru menyadari kalau kepala saya sakit, sakit karena banyaknya hal yang terjadi begitu banyak.

Minggu kemarin saya mengalami kecelakaan sepeda motor, yang membuat saya tidak habis pikir adalah kejadian yang menimpa saya itu terjadi dua kali. Kurun waktunya begitu singkat hanya berselang dua hari. Kejadian pertama terjadi ketika adik saya yang mengendarai seeda motornya. Kami bersenggolan dengan bak mobil pickup yang menyebabkan hilang kendali dan jatuh. Hanya luka-luka di kaki pada adik saya dan terkilir di lengan kiri pada saya. Sedangkan pada motornya hanya goresan kecil dan bengkok di handel rem depan. Kecelakaan ini saja sudah membuat saya lebih berhati-hati dalkam mengendarai sepeda motor, sedangkan buat adik saya kecelakaan ini membuatnya berpikir ulang untuk meminta sepeda motor pribadi.

Setelah saya memperbaiki handel sepeda motor saya agar kembali normal, saya mulai kembali dalam aktivitas saya seperti biasa. Rasanya belum hilang ingatan saya jatuh dari motor, saya harus mengalaminya lagi. Kali ini saya sendiri dan saya sampai terguling-guling di tengah jalan dua kali sembelum kembali berdiri dan meminggirkan kendaraan saya. Pertama kali yang terlintas di pikiran saya adalah, kenapa terjadi lagi, dan Kenapa begitu cepat kejadiannya terjadi. Saya menghela napas dalam-dalam setelah kejadian ini terjadi. saya melihat kondisi motor saya, saya mulai merasakan sakit-sakit di tangan kiri saya, dan saya melihat jam tangan saya pecah!

Dari dua kejadian ini, saya mendapat pelajaran berharga tentang bagaimana bersyukur. Bersyukur dalam segala hal yang terjadi. Meskipun mengalami kecelakaan, saya bersyukur ketika saya terjatuh (dua kali) tidak ada mobil atau motor yang melintas. Saya bersyukur hanya mengalami luka-luka kecil, saya juga bersyukur motor saya hanya "luka" ringan. Saya juga diingatkan kalau hidup saya sudah Tuhan selamatkan. Seperti jam tangan saya, meskipun kaca luarnya rusak dan talinya putus, namun putaran jamnya masih berjalan dan tetap tepat waktu. Seperti Tuhan yang datang ke dunia ini untuk menyelamatkan hidup kita semua.
0

Sabtu, 10 Desember 2011

Minggu pagi ini ada sebuah momen yang benar-benar tak terlupakan bagi saya. Sudah lama kami tidak berkumpul bersama seperti ini. Pagi ini kami bersiap untuk ke gereja seperti biasa, tetapi ada yang spesial kali ini. Adik saya yang selama ini berkuliah dan tinggal di asrama ada bersama kami. Memang dia telah selesai UAS dan tidak ada lagi kegiatan di kampusnya. Jadi Dia pulang untuk berkumpul bersama keluarga. Sambil mendengarkan musik natal, ditemani pohon natal dengan lampu natal yang berkelap-kelip dan obrolan seputar natal, ini merupakan momen yang sangat berharga. Momen natal yang sungguh-sungguh berharga. Terima Kasih Tuhan.
0

Minggu pagi ini ada sebuah momen yang benar-benar tak terlupakan bagi saya. Sudah lama kami tidak berkumpul bersama seperti ini. Pagi ini kami bersiap untuk ke gereja seperti biasa, tetapi ada yang spesial kali ini. Adik saya yang selama ini berkuliah dan tinggal di asrama ada bersama kami. Memang dia telah selesai UAS dan tidak ada lagi kegiatan di kampusnya. Jadi Dia pulang untuk berkumpul bersama keluarga. Sambil mendengarkan musik natal, ditemani pohon natal dengan lampu natal yang berkelap-kelip dan obrolan seputar natal, ini merupakan momen yang sangat berharga. Momen natal yang sungguh-sungguh berharga. Terima Kasih Tuhan.
0

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget