Kamis, 31 Maret 2011


Sudah lama sekali tidak menyalurkan hobi mengambar saya ke dalam sebuah karya. Entah mengapa pagi ini saya seperti termotivasi untuk menggambar lagi. Rasanya puas juga melihat hasil karya saya, meskipun hanya menggunakan sebuah pensil. Seperti ada kepuasan tersendiri melihat hasil karya saya sendiri. Semoga ini bukan menjadi yang terakhir di tahun ini. Saya harap masih ada karya-karya yang lebih baik lagi.
0

Minggu, 13 Maret 2011



















Untuk yang ke enam kalinya secara beruntun Satria Muda (SM)Britama berhasil mengukuhkan dirinya sebagai tim basket terkuat di tanah air. Tapi gelar kali ini merupakan yang pertama setelah ajang basket ertinggi di tanah air ini bernama NBL Indonesia. Well, meskipun sedikit kecewa. Saya memang mengakui bahwa permainan SM lebih baik daripada lawannya CLS Knights, baik dari segi offense maupun deffense. Mungkin karena sudah berpengalaman sebagai juara, SM memiliki kemampuan untuk mengendalikan pertandingan dengan baik. Selamat untuk Satria Muda Britama, semoga bukan hanya menjadi Undefeatable di Indonesia, tetapi mampu berbicara banyak juga di ajang Internasional.
0

Sabtu, 12 Maret 2011























Kompetisi olahraga basket tertinggi di tanah air ini, kini sudah mencapai puncaknya. Kompetisi yang bernama NBL Indonesia ini mempertemukan antara Juara bertahan liga musim lalu (saat masih bernama IBL) Satria Muda Britama Jakarta dengan Kuda hitam CLS Knights Surabaya. Mungkin bagi sebagian orang awam, euforia kompetisi ini tidak semeriah kompetisi sepakbola. Maklum olahraga bola basket bukan olahraga populer di negeri ini. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang menantikan pertandingan yang sebentar lagi dimulai di DBL Arena Surabaya.

Pertandingan final kali ini bukan sekedar pertandingan yang mempertemukan dua tim besar. Tetapi lebih dari itu sebagai adu gengsi antar dua provinsi besar. Maklum, beberapa tahun belakangan tim-tim yang masuk ke partai puncak selalu didominasi oleh tim asal Jakarta. Namun kali ini tim asal Surabaya mampu menembus final untuk yang pertama kalinya dalam sejarah klub. Apalagi, setelah liga basket ini diambil alih oleh manejemen yang baru yang bernama DBL Indonesia dan berganti nama menjadi Nasional Basketball League (sebelumnya Indonesian Basketball League) liga ini seakan-akan lebih bernuansa Jawa Timur. Karena tim DBL Indonesia berpusat di ibukota Jawa Timur yaitu Surabaya.

Saya harap pertandingan nanti dapat berlangsung seru dan siapapun juaranya nanti mampu membangkitkan olahraga bola basket di tanah air ini. Hidup Basket Indonesia!
0

Rabu, 09 Maret 2011

Judul di atas merupakan judul pujian yang mengiringi acara penabhisan pendeta pada hari selsa kemarin. Acara tersebut juga melibatkan gereja kami yang penginjilnya ditahbiskan sebagai pendeta. Bukan hanya dari gereja kami, tetapi ada lima penginjil dari beberpa gereja dalam kesatuan sinode Gereja Kristus Tuhan yang ditahbiskan sebagai pendeta secara bersamaan. Acara ini sangat bersejarah, oleh karena itu kami sebagai jemaat yang dilayani juga turut hadir, bukan hanya itu kami juga turut serta dalam prosesi acara yang berlangsung pada pk 17.00 WIB itu. Kami sebagai paduan suara ikut serta dalam prosesi pembukaan dan menyanyikan pujian Let The People Praise.

Bersyukur kepada Tuhan karena acara tersebut berlangsung lancar tanpa hambatan yang berarti. Karena saya rasa merupakan anugrah Tuhan kami bisa tampil baik di acara tersebut, mengingat persiapan yang cukup lama dan rumit. Kenapa rumit, ya karena melibatkan hampir seluruh jemaat mulai anak-anak, remaja, pemuda hingga orang tua untuk ikut dalam paduan suara ini.

Saya juga mewakili jemaat mengucapkan selamat kepada penginjil kami Suwanton, yang sekarang sudah bergelar pendeta. Kiranya seperti pujian yang mengiringi penahbisan bahwa Tuhan akan memberkati dan menjaga dalam setiap kehidupan, pekerjaan, dan pelayanan anda. Sehingga nama Tuhan dipermuliakan di tempat yang maha tinggi.
0

Selasa, 01 Maret 2011


View Larger Map
Ketika orang sudah terbiasa dengan sesuatu, pastinya dia ingin sesuatu yang berbeda. Lain dari biasanya. Hal itulah yang mendasari saya dan teman-teman untuk melakukan "Touring Maut" (begitu kata mereka....) mengunjungi teman kami yang sudah lama tidak ada kabarnya. Berawal dari rencana dadakan antara saya, adik saya, dan temannya. Akhirnya menjadi sebuah perjalanan lima orang (ditambah teman kami satu lagi dan gembala sidang gereja kami) yang penuh dengan petualangan, silaturahmi, dan tantangan.

Seperti yang saya katakan di atas, bahwa tujuan kami adalah mengunjungi teman kami yang sedang sekolah Theologi di daerah Pacet (Mojokerto). Sudah lama kami tidak mendengar kabar baik melalui sms atau surat. Untuk itulah kami semua berencana memastikan keberadaannya di sana dan mengetahui kabarnya. Well, sepertinya ini merupakan tujuan yang mulia. Apalagi kegiatan ini pastinya dibumbui dengan perjalanan yang seru dan maut. Hal tersebut saya tahu setelah mendengar cerita dari adik dan temannya yang sudah pernah ke daerah itu.

Bila dijabarkan berdasarkan peta yang ada diatas, maka perjalanan kami seperti sebuah perjalanan berbentuk segitiga. Dimulai dari tempat kami yaitu Lawang lalu menuju ke Utara ke arah Pandaan lalu berbelok ke Barat ke arah Pacet. Perjalanan awal ini cukup menyenangkan karena sealin kami berangkat pagi hari, kami juga diberikan Tuhan cuaca yang cerah. Perjalanan sudah sedkit extream ketika sudah mendekati tujuan. Maklum, daerah Pacet merupakan daerah perbukitan yang tinggi. Entah berapa belokan tajam dan tanjakan yang kami lalui, tapi pastinya kami selalu bersyukur karena Tuhan melindungi kami dalam perjalanan.

Setiba di Pacet di tempat tujuan kami yaitu STTIAA (Sekolah Tinggi Theologi Injil Abdi Allah) kami akhirnya bertemu teman kami yang sudah lama tidak ada kabarnya itu. Ia merasa kaget dan senang dengan kunjungan dadakan kami. Senang rasanya melihat dia baik-baik saja. Kami semua bercerita banyak hal tentang pengalaman dia di sekolah selama hampir dua semester ini. Meskipun cuma sebertar pertemuan kami, (karena teman kami ada jam kuliah lagi) tapi itu sudah cukup bagi kami untuk mengobati kerinduan kami dengan teman kami yang lama "hilang" ini.

Setelah pamit, perjalan kami lanjutkan ke arah yang berbeda. Kami tidak memilih jalan yang sama untuk kembali, karena tujuan kami selain bertemu teman kami adalah untuk berpetualang melawati perjalanan yang "gila". Jadinya tujuan kami selanjutnya adalah Batu melawati Cangar, daerah yang terkenal dengan permandian air panasnya dan Selekta. Ternyata, perjalan pulang memang benar-benar extream, karena belokan dan tanjakan yang kami rasakan ketika datang dua kali lebih patah dan dua kali lebih terjal. Belum lagi melawati kawasan Hutan Raya, dan daerah perkebunan. Tapi bagi saya pribadi perjalanan ini merupakan yang terbaik yang pernah saya lakukan. Banyak pemandangan indah yang tersaji sepanjang perjalanan kami, mulai dari hamparan pegunungan hijau, hutan-hutan, jurang yang terjal, hingga perkebunan sayur-sayuran. WOW... benar-benar luar biasa rasanya dan saya rasanya benar-benar memulai awal bulan Maret ini dengan luar biasa. Saya seperti mendapat energi luar biasa untuk memulai bulan ini. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk hal yang luar biasa lainnya yang akan terjadi.
0

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget