Mungkin sudah sejak enam bulan atau lebih saya memiliki tas labtop tanpa tahu labtopnya benar-benar ada. Ya, saya memang mengidam-idamkan sebuah labtop untuk saya miliki sacara pribadi. Meskipun beberapa kali tergoda untuk membeli, tetapi saya tetap bersabar untuk memilikinya. Maklum selama ini saya "hanya" menggunakan komputer rumah dan kalaupun ingin menggunkan labtop, ya harus meminjam kepada teman saya.
Tapi kalau ditanya tentang pengalaman menangani labtop, itu bukan masalah bagi saya. Karena selam ini saya lumayan mendapat job untuk me-maintenance labtop. Baik yang masih gress (baru beli) ataupun yang sudah hang. Jadi ketika labtop saya yang benar-benar punya saya tiba saya tidak terlalu kaget ataupun awam.
Tetapi perasaan seperti orang baru pegang labtop itupun sedikit banyak muncul ketika saya benar-benar memilikinya. Ya tanggal 27 September kemarin saya akhirnya memutuskan untuk membelinya. Selain karena sudah mengidamkannya sejak lama, juga karena kebutuhan kerjaan saya sekarang sangan membutuhkan. Cukup lama juga saya memilih labtop yang sesuai budjet saya dan juga mengadopsi teknologi yang sedang in saat ini. Akhirnya saya memilih labtop keluaran pabrikan amerika DELL dengan seri N4030 warna hitam dengan spesifikasi Core13 m350 (3,27 Ghz),RAM 2GB, Harddisk 320 GB, dan DVD-RW. Karena budjet terbatas saya tidak membeli labtop yang terintegerasi dengan OS. Bukannya ingin pakai yang bajakan, melainkan saya sudah memiliki stok windows xp yang asli. Itupun dikasih oleh tante saya dimana barang tersebut bekas minimarketnya yang tidak terpakai lagi.
Meskipun sudah sering menangani labtop, tapi ketika labtop saya sendiri datang, saya jadi sedikit grogi. Apalagi waktu install OS windows xp nya labtop saya kekurangan driver pendukung, alhasil saya harus search di mbah gugel dulu. Setelah saya cari-cari dan tanya sana sini. Akhirnya saya tahu kalau labtop saya ini tidak mendukung windows xp (yah....). Untungnya saya dulu sempat belajar menggunakan OS open source UBUNTU yang lumayan powerful. Akhirnya labtop saya sekarang terinstal UBUNTU.
Diluar perkiraan namun sedikit bangga karena saya menggunakan aplikasi open source yang banyak orang-orang umum tidak paham. Sampai-sampai saya sendiri pun tidak (ha..ha..ha) tapi seperti kata pepatah "Experience is a best teacher". Makanya meskipun susah saya tetap sedikit-demi sedikit belajar menggunakan aplikasi ini. Sambil menunggu saya sanggup membeli windows 7 yang asli. Ok selamat berjuang...

