Sabtu, 05 Januari 2013

Tidak terasa sudah 365 hari selama tahun 2012 saya lalui, dan sekarang memasuki tahun yang baru tahun 2013. Banyak harapan, keinginan, dan cita-cita yang bermunculan ketika kita memasuki tahun yang baru. Tahun 2012 menurut saya adalah tahun yang seperti rollercoaster. Dimana terasa sekali perbedaan ketika berada diatas, dan kemudian berada dibawah. bukan berarti saya tidak mensyukuri apa yang saya alami. Tetapi, di dalam tahun 2012 saya merasa keadaan cepat sekali berganti, dari baik menjadi buruk, dari senang menjadi sedih, begitu pula sebaliknya. Contoh paling nyata adalah teman saya yang pada awal tahun mengalami kenaikan pangkat di dalam pekerjaannya. Dia yang di akhir 2011 diterima kerja di sebuah Bank milik pemerintah mendapatkan kesempatan untuk menjabat sebagai bagian kredit seteleh sebelumnya hanya sebagai Teller. Menurut saya itu sebuah awal yang bagus untuk merintis karir. Setelah melewati serangkaian tes dan pembinaan akhirnya teman saya diangkat menjadi bagian kredit dan tentunya mendapatkan kenaikan penghasilan yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Tetapi di akhir tahun, tepatnya bulan Oktober dia mengalami musibah kecelakaan yang menyebabkan seorang tukang becak meninggal. Memang kalau diliat dari kasusnya teman saya tidak sepenuhnya salah, namun karena harus menjalani proses hukum, akhirnya sampai sekarang Ia harus mendekam di tahanan Polres.

Melihat teman saya berada dalam tahanan benar-benar membuat saya berpikir kembali tentang apa yang selama ini saya alami. Terutama di tahun 2012 ini. Awalnya saya merasa seakan-akan teman saya memiliki masa depan yang cerah di dalam perekerjaannya. Selama ini toh dalam pekerjaannya, teman saya menjalankannya dengan baik. Tetapi, satu musibah langsung membuat semua masa depannya seakan-akan suram. Beberapa kali mengunjunginya saya benar-benar tidak habis pikir kalau teman saya bisa berada di balik jeruji. Mendengar ceritanya yang harus tidur dengan kasur yang tipis, makan dua kali sehari dan bergaul dengan para narapidana lainnya. Siapakah yang akan menyangka kalau di awal.tahun teman saya yg kelihatan begitu cerah memiliki masa depan dalam pekerjaannya, tobab-tiba harus melewatkan waktu demi waktu berada di balik tahanan. Merayakan hari ulang tahunnya di bersama para narapidana, dan merayakan natal dan tahun baru di sana. Bukan hanya teman saya yang mengambol pelajaran dari apa yang dia alami, tetapi bagi saya juga. Saya belajar bagaimana untuk bersyukur untuk segala hal kecil yang kita punya. Beruntung saya masih bisa tidur di kasur yang empuk, bebas kesana kemari tanpa terkungkung oleh tembok tahanan. Masih memiliki pakaian yang bisa saya pakai, tidak harus memakai pakaian tahanan yang sama dengan tahanan lain. Saya bersyukur untuk penyertaan dan pemeliharaan Tuhana. Karena dengan bersyukur kita bisa hidup.lebih berbahagia tanpa harus terbebani dengan bernagai tuntutan hidup yang selama ini kita rasakan. Saya juga berdoa kepada Tuhan agar permasalahan teman saya bisa segera selesai. Dan dia boleh kembali bekerja kembali. Selamat Tahun Baru 2013, Tuhan Yesus Memberkati.
0

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget