Masa rehat UAS saya manfaatkan dengan marathon nonton. Film yang saya tontong adalah trilogi The Hobbit. Film yang rilis tahun 2012 ini merupakan prekuel dari film The Lord of The Ring. The Hobbit mengisahkan seorang Hobbit (tentunya...) bernama Bilbo Baggins yang tinggal aman, tenteram di Shire kampung halamannya. Tetapi seorang penyihir bernama Gandalf datang dan menawarkan sesuatu yang kemudian merubah seluruh kehidupannya. Itulah mengapa subjudul film yang pertama ini The Unexpected Journey. Sebuah petualangan yang tidak terduga. Bilbo mendapat tawaran untuk bergabung dalam sebuah misi Bangsa Dwarf (Kurcaci) untuk merebut kembali tanah kelahirannya Erebor yang sekarang dikuasai oleh seekor Naga bernama Smaug. Gandalf berkata kepada Bilbo kalau perjalanan yang akan dilalui tidak akan mudah dan berisiko tinggi, tetapi pasti akan mengubah hidupnya. Awalnnya Bilbo ragu dan lebih memilih untuk tinggal di dalam kampung halamannya dan hidup nyaman di rumahnya. Satu keputusan akhirnya diambil dan dia akhirnya ikut dalam rombongan bersama 13 Dwarf ditambah satu orang penyihir.
Cerita film pertama dari trilogi The Hobbit ini menjadi refleksi saya akan panggilan saya untuk menjadi Hamba Tuhan. Kehidupan saya yang nyaman, dengan usaha yang saya kelola, kehidupan pelayanan di gereja, serta pertunangan yang sudah dilakukan membuat saya sudah settle dengan kehidupan saya. Tetapi panggilan Tuhan untuk mengikutinya membuat saya harus meninggalkan semua (kecuali tunangannya saya tentunya :)....), dan memilih untuk menempuh studi di Sekolah Tinggi Teologi Aletheia. Perjalanan yang dijanjikan Tuhan tidaklah mudah, bahkan di awal masuk kampus dikatakan bahwa di sini bukanlah surga, di tempat ini adalah tempat pembentukan, penempaan yang akan mempersiapkan saya menghadapi pelayanan menjadi seorang Hamba Tuhan.
Satu ayat Firman Tuhan yang menguatkan saya untuk menjalani "perjalanan" sebagai seorang pelayan Tuhan fulltime dari Filipi 3 :13b-14 "aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan
sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus."


Tidak ada komentar:
Posting Komentar