
Setiap bangun pagi, kegiatan yang pertama saya pertama kali saya lakukan adalah saat teduh. Kegiatan ini sudah saya jalani selama beberapa tahun belakangan ini. Tapi bukannya tanpa absen saya bersaat teduh, termasuk pagi hari ini. Sebenarnya saya tidak bangun kesiangan, namun karena keasyikan download via Blackberry, saya jadi kesiangan. Apalagi saya harus mengantar adik saya bertanding pagi itu.
Siang hari ketika saya mampir ke rumah. Saya menyempatkan diri untuk membaca renungan yang tadi pagi saya lewatkan. Dari bacaan tersebut saya benar-benar mendapat pelajaran berharga tentang kehidupan kekristenan. Bacaaan tersebut bercerita tentang kehidupan kita seperti berjalan di tengah hutan yang sangat luas dan rindang. Kita tidak tahu harus kemana, karena jalan begitu gelap dan bisa membuat kita tersesat. Satu hal yang bisa kita lakukan adalah berjalan dengan orang yang telah mengenal hutan tersebut. Agar kita bisa keluar selamat dari hutan itu. Sama seperti kehidupan kita dimana Tuhan yang meprakarsai kehidupan kita, kita harus melalui hidup ini bersama-Nya dan mengakhirinya hidup kita dalam nama-Nya juga. Dialah yang mengenal dunia ini. Untuk itu, kita harus berjalan bersama Dia agar kita dapat selamat. Tapi yang harus diingat, Tuhan memimpin kita selangkah demi selangkah. Ia tidak akan langsung memberi petunjuk berapa belokan, berapa tanjakan, berapa lembah ataupun jurang yang kita lalui. Kita harus percaya pada tuntunannya, karena Ia Yang Maha Tahu, dan Ia punya rancangan yang indah bagi masing-masing pribadi. Syaratnnya untuk dapat berjalan dengan tuntunan-Nya adalah kita harus dekat dengan Tuhan. Bagaimana kita bisa merasakan petunjuk dari Tuhan untuk melalui kehidupan ini kalau kita tidak dekat dengan-Nya?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar