Saya sendiri merasa tidak percaya dengan apa yang sering saya lakukan sekitar satu tahun belakangan ini. Bermain alat musik, tepatnya piano. Gak kebayang saya bisa main alat musik ini dan langsung dapat kesempatan mengiring kebaktian pemuda di gereja.
Semenjak kecil orangtua saya lebih mengasah kemampuan sayadi bidang seni lukis, dan karena itulah saya merasa saya tidak ''berbakat'' di bidang seni musik. Tapi memang sich, entah kenapa sudah sejak lama saya gemar mendengarkan music dengan iringan piano.
Kesempatan pun datang, ketika pianis di komisi pemuda yang juga guru piano menawari saya untuk ''diajari'' piano. Perasaan ketika itu bercampur aduk antara senang karena bisa belajar alat musik, takut karena saya ini awam di musik, dan tidak percaya. Saya waktu itu diproyeksikan untuk menjadi pianis di komisi pemuda, dan saya sedikit sanksi dengan hal itu. Butuh berapa lama baru bisa pelayanan. Tapi satu kalimat yang saya ingat diucapkan olehnya adalah ''Bersama Tuhan tidak ada yang mustahil.''

Tidak ada komentar:
Posting Komentar