Sabtu, 01 Januari 2011

AJAR KAMI TUHAN

Tahun 2010 ditutup dengan sangat manis bagi saya ketika saya mendapat kesempatan untuk menjadi pemusik di kebaktian tutup tahun. Kebetulan kebaktian tutup tahunnya berlangsung dari pukul sembilan malam sampai tahun baru menjelang. Ini sekaligus sebuah "prelude" yang sangat berkesan bagi saya untuk mengawali tahun 2011 ini.

Tahun 2010 yang telah berlalu ini memang banyak memberikan kesan yang mendalam bagi saya. Karena saya meengalami beberapa perubahan besar dalam kehidupan saya. Jika selama hampir empat tahun belakangan ini saya tinggal di Lampung untuk bekerja, maka pada tahun 2010 ini saya "akhirnya" kembali ke Malang untuk berkumpul bersama keluarga saya dan memulai menjalani karir saya sendiri. Memang banyak yang harus saya lepaskan baik itu kehidupan saya di sana yang selalu berkecukupan, makanan yang "nikmat" dan berlebih, penghasilan saya, dan termasuk pelayanan saya di gereja. Di tempat yang baru ini saya belajar dari awal lagi, menyesuaikan lagi dengan kebiasaan masyarakat di sini, mencari komunitas baru, dan juga memulai pelayanan di gereja yang baru. Karena itu saya bersyukur mendapat kesempatan untuk pelayanan sebagai pemusik di kebaktian tutup tahun ini. Bukan karena kehebatan saya bermain musik, tapi saya percaya itu karena kebaikan Tuhan kepada saya.

Saya juga bersyukur untuk renungan di ibadah tutup tahun yang dimana pembicara mengajarkan untuk memaknai setiap hari-hari kita dengan lebih bijaksana. Saya jadi ingat dengan komitmen saya yang saya tulis di blog ini juga. Waktu itu saya berkomitmen untuk menjadikan hari-hari yang saya laluinya dengan lebih Meaningful, Useful dan Hopeful. Memang tidak semuanya saya bisa lakukan dengan konsisten sampai akhir tahun menjelang. Namun saya bersyukur Tuhan selalu mengingatkan saya ketika saya mulai menjauh darinya, ketika saya mulai malas membaca firman Tuhan, atau ketika saya cuma berdoa kalau mau makan saja.

Melalui tahun yang baru ini saya tidak terlalu mengkomitmenkan banyak hal. Hanya satu hal yang ingin saya jalankan di tahun yang baru ini, yaitu seperti yang ada di dalam Mazmur 90 : 12
"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikan, hingga kami beroleh hati yang bijaksana"
Agar setiap hari-hari yang saya lewati benar-benar saya tahu dan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk memuliakan Tuhan, untuk mengembankan kemampuan yang diberikan Nya, dan menyenangkan Nya. Seperti pujian yang menjadi penutup renungan pada kebaktian tutup tahun yang sangat berkesan bagi saya. Sangat sederhana namun bermakna, agar saya tidak menyia-nyiakan waktu yang masih Tuhan berikan kepada saya.

Ajar Kami Tuhan Menghitung Hari-Hari
Agar Kami Beroleh Hati Bijaksana
Ajar Kami Bapa Hidup Dalam Jalan-Mu
Agar Semua Rencana-Mu Digenapi

Reff:
Mulialah Nama-Mu Tuhan Dan Ajaib Jalan-Mu
Bimbing Kami Di Setiap Waktu
Besar Setia-Mu Tuhan Agunglah Karya-Mu
Yesus Kami Bersyukur Pada-Mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Author

Ch@T


ShoutMix chat widget